Kau berubah, takpe
Kau acuhkan aku, takpe
Kau pergi, takpe
Kau kecewakan aku, takpe
Kau lupakan aku, takpe
Kau dengan yang lain, takpe
Takpe mungkin ini yang terbaik
Takpe mungkin ini lebih baik
Takpe mungkin ini baik
Takpe karena aku mengerti
Takpe karena aku paham
Takpe karena aku sadar
Takpe karena aku tahu
Takpe, kau hapus aku dihatimu
Takpe, akupun akan begitu
Takpe, kau bahagia tanpaku
Takpe, aku takkan bersedih tanpamu
Takpe, kau harus tersenyum
Takpe, asal jangan sangka aku akan menangis
Takpe, pasti akupun harus tersenyum
Takpe... iya kan takpe?
Takpe... sungguh takpe
Aku takpe
Tampilkan postingan dengan label Heart. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Heart. Tampilkan semua postingan
Minggu, 19 Juni 2016
Sabtu, 18 Juni 2016
I Will
I'll be over you
I'll forget you
I'll be without you
I'll forget you
I'll pray for your happiness
I'll get my happiness
I'll be loss you
I'll forget you
I'll be without you
I'll forget you
I'll pray for your happiness
I'll get my happiness
I'll be loss you
Jumat, 17 Juni 2016
Bukan Bintang Di Langitku
Hatiku selaksa langit
Kini namamu tak berkelip lagi disana
Aku telah melupakanmu
Jangan risau..
Aku tak membencimu
Aku sekedar menghapusmu
Sungguh...
Izinkanlah.. Biarkanlah..
Bentangan langitku akan memilih bintang
Bintang yang akan memilihku
Kini namamu tak berkelip lagi disana
Aku telah melupakanmu
Jangan risau..
Aku tak membencimu
Aku sekedar menghapusmu
Sungguh...
Izinkanlah.. Biarkanlah..
Bentangan langitku akan memilih bintang
Bintang yang akan memilihku
Minggu, 14 September 2014
Assalamualaikum, Cinta
Terkadang, matahari sejenak menghilang dikala berpendarnya kehadiran bulan
Bukannya pergi, namun hanya sekejap tiada tunjukkan diri
Bila hari telah pagi, ia datang lagi dengan bawa perasaan lebih bersinar
Adakalanya juga, matahari bersembunyi dibalik awan mendung
sekilas memang tak nampak di antara rintik hujan...
Janganlah risau dan sedih, karena di balik redanya rinai hujan, sadari akan hadirnya pelangi
Matahari tiba lagi, terangi hari
Cerita senja, memaknai resah hati, ini hanya waktu yang tak lama
Bila rindu yang dirasa, biarkan cinta yang menyampaikannya
Menyambut senja sore ini, matahari masih tersenyum walau dihiasi langit yang berkabut asap, lirih angin menyapa dan mengganggu lamunan yang menyudutkan sekeping cerita yang memang detik ini beranda hati sedang dipenuhi dengan bait-bait dan syair, dalam berbilang lembaran rindu, ingin aku bisikan "Assalamualaikum cinta"
Bukannya pergi, namun hanya sekejap tiada tunjukkan diri
Bila hari telah pagi, ia datang lagi dengan bawa perasaan lebih bersinar
Adakalanya juga, matahari bersembunyi dibalik awan mendung
sekilas memang tak nampak di antara rintik hujan...
Janganlah risau dan sedih, karena di balik redanya rinai hujan, sadari akan hadirnya pelangi
Matahari tiba lagi, terangi hari
Cerita senja, memaknai resah hati, ini hanya waktu yang tak lama
Bila rindu yang dirasa, biarkan cinta yang menyampaikannya
Menyambut senja sore ini, matahari masih tersenyum walau dihiasi langit yang berkabut asap, lirih angin menyapa dan mengganggu lamunan yang menyudutkan sekeping cerita yang memang detik ini beranda hati sedang dipenuhi dengan bait-bait dan syair, dalam berbilang lembaran rindu, ingin aku bisikan "Assalamualaikum cinta"
Warna jingga terlukis disana, bagaimana aku menjelaskan kisah dan cerita? sedangkan sepenggal logika mengusikku untuk lupakan asa yang mungkin sia-sia. Seandainya pilihanku lebih tegas, namun sungguh ini terbatas. Apa karena aku belum mengerti, namun sebenarnya bukan itu maksudku.
Bila cerita ini tak terlalu luas bagai bentangan langit disana, namun tetap tak mudah bagiku menyelesaikannya.
Aku ingin katakan lagi, "Assalamualaikum cinta"
Mampukah pahami ungkapan hati? Sejauh ini membiarkan waktu untuk coba mengerti, namun sejujurnya rasa kecil ini terpatri di relung ini
Walau ku kata rindu, tak cukup senja mengerti, bisakah sampaikan untaian itu?
Sudah memang terpaut indah, namun apa daya jika tiada merasa
Aku sulit tuk katakan hal yang mungkin jelas tersurat...
Padahal tuturku tak sanggup tunjukkan apa yang tersirat
Langit senja ini
Aku ingin ungkapkan, "Assalamualaikum cinta"
Bisakah jawaban itu ada, jawaban yang mungkin menjadi penawar rasa yang terdalam
"Wa'alaikumsalam rindu"
Bisakah sampai dimuara tujuan?
Bisakah sampai dimuara tujuan?
Sabtu, 23 Agustus 2014
Untuk calon Imamku
Cinta itu fitrah...
Fitrah manusia adalah mencintai dan dicintai... Dalam alunan waktu, terkadang tiada sadar bahwa banyak fitrah itu yang telah disalahgunakan. Kita bersibuk nak fikirkan tentang cinta manusia, sedang hakikat cinta suci sebenarnya belumlah utuh. Persembahan cinta kepada Sang Maha Cinta, hanya dari-Nya kita bisa dapatkan cinta yang mampu bimbing kita ke jalan yang diridhokan.
Calon imamku, aku belum tau siapa sebenar dirimu? akupun ragu nak langkahkan kaki mencoba menerka siapa jatimu sesungguhnya, aku dalam cermin itu, belumlah sempurna, bila aku di masa ini siakan kesempatan nak teguhkan sempurnanya hakikatku, mana mungkin itu menjadi hal yang benar jikalau akhirnya cinta buta dan menyesatkan mengelabui hati dan fikiran. Aku nak jagakan hatiku, aku nak jagakan cintaku, aku nak jagakan marwah ku,
Ditengah banyaknya mereka yang ku lihat telah cinta dan dicinta tanpa ikatan sejati, semakin aku coba kuatkan dalam yakinan ini. bukan karena aku tak bisa rasa seperti mereka juga sedang padahal aku hanya manusia biasa yang juga tersimpan cinta, namun aku bertanya lagi, benarkah cinta ini? Setiap waktu tanya ini terus menghujam jiwa, benarkah rasa ini? Haruskah aku ikut terbawa suasana yang ada layaknya mereka... aku tak ingin merugi, sedang padahal aku masih muda, memang belum saatnya. Ternyata iman ini belumlah lengkap, lalu beraninya diriku bila aku menapak di bumi cinta yang tak halal karena Tuhanlah yang paling tahu siapa jodoh kita. Bukan sesiapa yang kita suka saat ini karena memang kita tak bisa menjamin.
Calon Imamku, aku ingin kau menerima doaku untukmu, jagalah dirimu, jagalah imanmu, jagalah hatimu, jagalah ilmumu, saat masih memegang status calon, tentu masih ada waktu untuk perbaiki diri sebagai kesempurnaan nak jadi imam seorang perempuan yang akan menjadi istri
Bila sekali pernah ku jatuh, aku terus pandu kaki ku untuk tak berjalan dialur yang malah tak bermanfaat. Kita kadang tak menyadari, syetan mengelabui insan agar tertipu, yang terlintas hanya ingin lakukan apa yang diinginkan dan rasa membahagiakan, tapi pernahkah kita melawan muslihat musuh kita tersebut? Cobalah nak renungi hidup ini lebih berarti lagi...
Jangan siakan masa kini dengan terbuai hedonisme, tanpa usaha yang baik lalu hidup baik manakah yang bisa kau petik di suatu hari nanti. Tuhan pasti atur jalan kita bertemu, bila telah tiba waktu, jadi masa sekarang teguhkanlah... perbaikan diri bila tak ingin rugi, mampukan diri nak jadi imam.
Jodoh telah diTENTUKAN, hanya perlu PERBAIKI DIRI, SABAR dan berusahalah cari yang BAIK. Dalam mencari cinta, kita sering terkeliru antara cinta sebenar atau nafsu semata. Kembalilah kepada Pemilik Cinta, Dia akan menganugerahkan cinta yang membehagiakan, bukan cinta sia-sia. Yakinlah, wanita yang baik hanya untuk lelaki yang baik. Baikkanlah dirimu terlebih dahulu lalu kan bertemu dengan yang telah baikkan dirinya juga. Jika waktunya telah sampai, maka saat itulah Tuhan tetapkan bahwa benar dan sungguh, Janji Tuhan selalu pasti. Usahalah dan tawakallah...
Langganan:
Postingan (Atom)
